Jambi Daerah Rawan Bencana BPBD Siaga Peralatan[Provinsi Jambi]Provinsi JambiJAMBI - Jambi merupakan daerah rawan bencana. Oleh karena itu, penduduknya harus berhati-hati. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Zubaedy Ar melalui, Kepala Bidang Kesiapan dan Kesiagaan Penanggulangan Bencana, Zulfikri.‘’Selain faktor geografis suatu daerah, faktor alam pun bisa menyebabkan terjadinya bencana,’’ tuturnya.Ia mengungkapkan daerah-daerah yang merupakan rawan bencana di Provinsi Jambi antara lain Kabupaten Merangin dan Kerinci yang merupakan daerah rawan gempa. Selain itu Kabupaten Tanjabtim dan Tanjabar merupakan daerah rawan banjir dan angin puting beliung.Sedangkan Kota Jambi merupakan daerah langganan banjir. Untuk Kabupaten Tebo adalah daerah rawan kebakaran. “Tetapi karena saat ini musim hujan kebakaran pun mungkin tidak terjadi,” jelasnya.Mengenai potensi rawan bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) selalu memantu keadaan Provinsi Jambi melalui kerja sama dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dari pusat. Sehingga sebelum terjadi bencana pihaknya sudah bisa mengantisipasi.Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah selalu berkoordinasi dengan instansi-instansi terkait di Provinsi Jambi guna mengantisipasi bila bencana melanda. Seperti bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi mengenai ketersediaan logistitik kesehatan. “Sehingga bisa meminimalisir keadaan bila bencana terjadi di Jambi, dan itupun bila yang terjadi adalah kejadian luar biasa” katanya.Untuk penanggulangan gunung merapi aktif di Kerinci pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah sudah bekerjasama dari dengan Provinsi Bandung. “Mereka telah menyediakan alat-alat pemantau di gunung merapi, sehingga kemungkinan gunung akan meletus sudah dapat diketahui,” jelasnya.Sedangkan untuk di Kota Jambi, hingga bulan Desember Kota Jambi berpotensi hujan lebat yang disertai dengan petir. Dampak dari hujan yang terus menerus dapat mengakibatkan bencana banjir. Banjir yang terjadi di Kota Jambi disebabkan karena drinase yang kurang bagus. Apalagi saat ini fungsi resapan telah beralih menjadi fungsi ekonomis. “Diperkirakan apabila tiga jam hujan melanda Kota Jambi dipastikan mengalami banjir,” paparnya. Sedangkan Daerah-daerah rawan banjir di Kota Jambi antara lain, Legok, Simpang IV Sipin, Jelutung, Lebak Bandung, Pal Merah, dan pasar. Diharapkan Pemerintah Kota Jambi memperbaiki drainase-drainase yang rusak tersebut. “Bila air menggenang tentu akan timbul lagi penyakit-penyakit yang didertita masyarakat seperti diare atau penyakit kulit,” pungkasnya.
Bookmark and Share

0 comments:

eXTReMe Tracker
eXTReMe Tracker